Rabu, 12 Mei 2010

MUSIK NONTRADISIONAL INDONESIA

MUSIK NONTRADISIONAL DI INDONESIA

Musik nontradisonal adalah musik yang bukan berasal dari Indonesia sendiri, musik ini sekarang lebih di sukai masyarakat. Selain liriknya yang mudah dihapal, contohnya saja untuk lagu-lagu pop, yang sudah menyebar luas di Indonesia.

Musik Nontradisional terbagi atas :

a) POP

b) KERONCONG

c) DANGDUT

d) CAMPUR SARI

e) NASYID

Pelopor musik Pop adalah “The Baetles”. Ini diakibatkan karena kondisi tempat Indonesia yang strategis, sehingga mudahnya budaya-budaya dari luar untuk masuk ke Indonesia.

Musik populer atau Musik pop adalah nama bagi aliran-aliran musik yang didengar luas oleh pendengarnya dan kebanyak bersifat komersial. Pop adalah musik yang menghibur dan membius, adalah realitas yang tak terbantahkan lagi.

Musik populer pertama kali berkembang di Amerika Serikat pada tahun 1920 di mana rekaman pertama kali dibuat berdasarkan penemuan Thomas Edison, dibedakan dengan Musik Klasik, Musik Jazz, Musik Tradisional, Musik Blues, kemudian juga berkembang ke negara-negara lain sedunia.

Sejarah Musik POP

Seorang pengamat musik dunia, Kristine Mc. Kenna menyatakan, bahasa musik adalah bahasa "purba" yang menyatukan semua umat manusia dan tidak punya dinding pembatas. Bahasa purba itu adalah "bunyi". Dalam era globalisasi ini, jargon itu tidak berubah maknanya, manusia dihibur dan "dibius" bunyi tersebut. Tak heran pertunjukan-pertunjukan musik pop di Barat selalu full house disertai histeris audiens. Indonesia pun terkena getahnya, tidak bisa dipungkiri lagi musik dan lagu dari grup band yang terkenal.
Inilah pengaruh dahsyat musik pop itu bagi yang sudah kecanduan.

Musik yang diusung kelompok Ungu, Peterpan, dkk adalah pop, musik yang sudah lama dikenal sebagai jenis musik yang sederhana melodinya, namun justru di situlah kekuatannya.

Dalam lirik-lirik, musik pop mudah dicerna pendengar, apa yang dicuatkan para penulis lagu dan vokalis pop adalah sesuatu yang langsung dapat dinikmati, yaitu hal ihwal cinta, bahkan beraroma religius, seperti yang disenandungkan kelompok Ungu itu. Karena kesederhanaan accord-accord serta lirik-liriknya itu, tak heran kalau band-band pop akan selalu mengundang jubelan penonton pada setiap pergelarannya.

SEDIKIT CERITA TENTANG PERKEMBANGAN MUSIK POP DI TANAH AIR

Akhir-akhir ini perkembangan Musik Pop Indonesia makin maju pesat, yang membuat kita harus berbangga hati karena Musik Pop Indonesia sudah menjadi tuan rumah dinegeri sendiri, dimana Musik Pop, Pop Rock dan Slow Rock khususnya pernah dikuasai oleh Musisi dari Negeri Jiran Malaysia dan Singapura, ini sempat membuat prihatin khususnya para Musisi Tanah Air dimana hal ini berarti hilangnya lahan pencaharian mereka…..namun berkat perjuangan hebat Musisi Tanah Air dan tentunya dukungan dari rakyat dan Pemerintah Indonesia akhirnya Musik Indonesia kembali berjaya dan menjadi Tuan Rumah di Negeri sendiri…Alhamdulillah…

Di Negara Demokrasi ini para Musisi diberi kebebasan untuk berekspresi dimana lirik lirik yang miring alias kritikan pedas pada Pemerintah sudah tidak menjadi kendala lagi, karena biasanya kritikan itu berdasarkan bukti bukti yang ada dan terjadi di Negeri tercinta ini, ada beberapa grup band dan juga penyanyi Solo yang selalu menyuarakan kritikan pedas pada Pemerintah contohnya : Godbless,Slank dan untuk penyanyi Solo seperti Iwan Fals,Franky Sahilatua dan lain lain.

Dengan kebebasan berekspresi ini dan dengan didukung oleh Pecinta Musik di Tanah Air, kita harapkan akan semakin banyak Musisi-Musisi baru dan bermutu yang lahir di Negeri ini, ini juga berarti menambah lapangan pekerjaan dan otomatis mengurangi pengangguran dimana para Seniman Musik Tanah Air dapat berekspresi dengan tenang karena didukung oleh Pemerintah dan kita semua tentunya.

Namun hal yang sangat disayangkan adalah menjamurnya pembajakan, hal ini sempat membuat Para Musisi malas dan enggan untuk berkarya, namun ibarat kata pepatah BANYAK JALAN MENUJU ROMA akhirnya para Musisi Tanah Air bersemangat lagi untuk berkarya, disatu sisi Pembajakan marak terjadi, disisi lain Show keliling Indonesia dan ini dia yang paling cepat membuat para Musisi cepat jadi jutawan bahkan milliarder mendadak….yakni penghasilan dari Nada Tunggu atau istilah kerennya RBT (Ring Back Tone), ada satu Musisi Fenomenal Indonesia yang kaya mendadak karena Lagu ciptaannya banyak dipakai untuk RBT, beliau adalah Mbah Surip, namun sayang Musisi ini keburu meninggal dunia.

Demikian sedikit cerita tentang Perkembangan Musik Pop di Tanah Air, penulis berharap kita semua dapat mendukung terus Musik Indonesia biar tetap berjaya, tak cuma di tanah air, tapi sampai ke Manca Negara….

Cuma ini cerita singkat tentang Musik yang berkembang di Indonesia.

Semoga kita bisa berekreasi lebih banyak lagi, untuk memajukan Indonesia di bidang seni.

AMIIIN………………………………



MUSIK POP LATIN

Musik pop latin dimulai sejak dansa latin dikenal, yaitu sejak tahun 1920. Dansa Tango menjadi salah satu balroom dance yang terkenal pada tahun 1920 di Amerika maupun Eropa, di mana lagu Tango yang bertangga nada minor dan melankolik, serta step dansa yang agresif. Setelah itu tahun 1930 dan 1940 berkembang menjadi salah satu musik yang digemari di dunia, dengan tokoh seperti Xavier Cugat, Peres Prado, dlsb. Irama yang berkembang pada waktu itu adalah Rhumba, Samba, Conga, Salsa, Mambo dan sebagainya.

MUSIK POP STANDAR

Memiliki ciri-ciri : beat yang spontan, menggunakan tangga nada diatonic, mayor, maupun minor. Melodi mudah diterapkan dengan berbagai karakter lirik, sangat fleksibel jika dipaukan dengan jenis style lain, lagunya mudah senandungkan dan di serap, harmoni tidak terlalu rumit dan temponya bervariasi.

Contohnya saja untuk lagu Cari Jodoh dari Wali. Lagu ini sangat mudah di lantunkan dan harmoninya mudah di hapal. Sehingga lagu ini menjadi popular dikalangan masyarakat terutama bagi anak-anak. (He….He….)

MUSIK POP KREATIF

Memiliki cirri-ciri : keunikan dalam ritme, melodi, harmoni, instrument, gaya, dinamik dan lirik, karena keterpaduannya dengan gaya dinamik dan lirik dengan gaya music yang lain. Seperti klasik, rock, jazz. Tokohnya diantara lain : Adi MS, Erwin Gutawa, Purwacaraka dll.

Sedikit tentang Sejarah Musik Dangdut

Dangdut merupakan salah satu dari genre seni musik yang berkembang di Indonesia artis. Bentuk musik dangdut ini berakar dari musik Melayu pada tahun 1940-an. Dalam evolusi menuju bentuk kontemporer sekarang masuk pengaruh unsur-unsur musik India (terutama dari penggunaan tabla) dan Arab (pada cengkok dan harmonisasi).

Perubahan arus politik Indonesia di akhir tahun 1960-an membuka masuknya pengaruh musik barat yang kuat pada dangdut indonesia pada indonesian artis dengan masuknya penggunaan gitar listrik dan juga bentuk pemasarannya. Sejak tahun 1970-an kumpulan artis dangdut boleh dikatakan telah matang dalam bentuknya yang kontemporer. Sebagai musik populer, penyanyi dangdut dan artis dangdut sangat terbuka terhadap pengaruh bentuk musik lain, mulai dari keroncong, langgam, degung, gambus, rock, pop, bahkan house music.

Penyebutan nama “dangdut” merupakan onomatope dari suara permainan tabla (dalam dunia dangdut disebut gendang saja) yang khas dan didominasi oleh bunyi dang dan ndut. Nama ini sebetulnya adalah sebutan sinis dalam sebuah artikel majalah awal 1970-an bagi bentuk musik melayu yang sangat populer di kalangan masyarakat kelas pekerja saat itu. Hingga saat ini juga sudah banyak managemen artis atau manajemen artis, lagu dangdut di Indonesia

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar