Rabu, 18 November 2009

Hari Pahlawan


Tepat tanggal 10 November kita memperingati hari pahlawan, dimana kita sekarang hanya merasakan kesenangan oleh sebab itu kita harus memperingati hari Pahlawan ini dengan sungguh-sungguh dan hikamt.

Kita tidak tahu apa yang dirasakan para pejuang yang merebutkan kemerdekaan demi bangsa kita ini, mereka rela meninggalkan keluarganya hanya untuk memperjuangkan semuanya.









Salah satu Pahlawan yang sangat berjasa adalah Bung Karno atau Ir. Soekarno yang telah berani dan telah menjadi Presiden pertama Indonesia, yang mempertahankan Indonesia, merebut kemerdekaan agar kita tidak dijajah terus-menerus. Karena itulah Bung Karno diberi gelar Bapak Proklamator yang sampai sekarang jasa-jasanya tidak dapat digantikan dengab apapun.
Ir. Soekarno panggilan kecilnya adalah Kusno, lahir di Blitar, Jatim 6 Juni 1901 dan wafat pada tanggal 21 Juni 1970 dan dimakamkam di Blitar, Jawa Timur juga.

Selain itu ada juga bapak pahlawan yang pembaharuan yakni K.H Ahmad Dahlan.



Ahmad Dahlan (bernama kecil Muhammad Darwisy), adalah pelopor dan bapak pembaharuan Islam. Kyai Haji kelahiran Yogyakarta, 1 Agustus 1868, inilah yang mendirikan organisasi Muhammadiyah, 18 November 1912 atau bertepatan dengan 8 Dzulhijjah 1330 H. Pahlawan Nasional ini wafat pada usia 54 tahun di Yogyakarta, 23 Februari 1923.


Sekarang kita harus mengmbalikan semangat hari pahlawan itu lagi,,,,,,,,,,,,,

SEMANGAT INDONESIA, SEMANGAT TEMAN-TEMANKU...............
MERDEKA,,,MERDEKA,,,,MERDEKA............

Sabtu, 07 November 2009

MUSIK TRADISIONAL DAERA

Bicara tentang Musik Tradisional, para remaja sangat tidak suka dengan Musik yang satu ini. Katanya sih g” gaullah atau apalah???????? Karena musk modern yang semakin maju, dan kreatifitas anak remaja pu semakin meningkat.

Salah satu alat Musik yang ada di daerahku adalah Rarak Gondang.

Rarak Gondang adalah alat Musik yang ada di Desa Bukit Kauman Kecamatan Kuantan Mudik.

Berfungsi sebagai hiburan, baik hiburan Pesta Perkawinan, Pencak Silat, Perahu Baganduang, Menjeput Limau, dan Mengantar Jalur ke Gelanggang.

Watunyapun betrvariasi, ada yang siang sampai sore dan ada yang malam sampai subuh. Pada acara pesta Perkawinan dilaksanakan pukul 20.00-04.00 dan 10.00-16.00 WIB, Pencak Silat pukul 20.00-03.00 WIB, Perahu Baganduang dilaksanakn pukul 14.00-16.00 WIB, Menjeput Limau 13.00-15.00 WIB, Mengantar Jalur ke Gelanggang pukul 22.00-05.00 WIB.

Waktunya bemacam-macamkan…..!!!!!!

Tempat pertunjukannya kalau pesta di rumah yang mengadakan pesta tersebut (di rumah anak gadih), Pencak Silat di Balai, Perahu Baganduang di Sungai Kuantan, sekilas tentang Perahu Baganduang sendiri ini dilaksanakan setelah Hari Raya Idul Fitri, dimana ini sangat dinanti-nanti oleh masyarakat sekitar Tepi Kuantan, sampai-sampai yang melihat ini jalan jadi macet……Menjeput Limau ke Rumah orang Gadih dan Mengantar Jalur di Sungai Kuantan sampai ke Gelanggang.

Alat Musik yang di pakai adalah :

Gong, yakni alat music yang music yang terbuat dari besi dan dimainkan dengan cara di pukul.











Calempong, yakni alat Musik yang terbuat dari besi dan dimainkan dengan cara di pukul.




Gendang ini terbagi 2, yakni gendang peningkah dan Gendang Palaluan, terbuat dari kulit Kijang dan di mainkan dengan cara di pukul juga.







Keunikan music Tradisional ini tersendiri, bisa dimainkan untuk berbagai kegiatan, bunyi musiknya bermacam-macam, dan judul Lagunya unik-unik, contoh: Palu, Si Gadih, Mabuak Jando dan masih banyak lagi.

Yang ke-2 adalah Randai. Randai adalah salah satu musik Tradisional.

Randai menggunakan lagu yang dinyanyikan dengan bahasa daerah, drama atau tarian biasanya dilakukan oleh bujang dan gadih yang berjumlah sekitar 10 - 15 orang.Sedangkan pemainnya berjumlah sekitar 5 - 7 orang. Dan randai ini biasanya dimainkan selama 1 jam atau lebih. Randai dibawakan apabila ada acara di suatu tempat,misalnya mandiang jalur,acara pernikahan,doa padang,sunatan,dan acara yang bersifat kedaerahan.

Dalam randai alat musik yang digunakan adalah piual/biola,gendang,ketipung,saluang,pluit,dll.

Musik tradisional ini berfungsi untuk memeriahkan sebuah acara yang ada di suatu tempat,misalnya acara pernikahan,mandiang jalur,doa padang,sunatan,dll.Untuk sarana pengiring tari,untuk mencari nafkah bagi orang yang membawakan alat musik ini,sebagai sarana komunikasi dari penyanyi kepada pendengar,karena isi nyanyian mengandung nasihat - nasihat.Dan yang terakhir adalah sebagai sara hiburan bagi masyarakat setempat.

Ciri khusus randai adalah dalam drama yang dibawakan pemain - pemainnya,kadang sangat lucu, sehingga membuat semua orang tertawa. Dan pemain randai senantiasa membawa para penonton ikut menari bersama meraka dan membuat sebuah lingkaran dengan tarian dan hentakkan kaki yang sama. Lucukan dan menarikkan…………….

Oleh karena itu kita juga harus ikut melestarikan Musik Tradisional ini.

SAY “ I LOVE MUSIK TRADISIONAL”

OK……!!!!!!!!!!




Rabu, 28 Oktober 2009

SUMPAH PEMUDA

SOEMPAH PEMOEDA
Pertama :
- KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA MENGAKOE BERTOEMPAH DARAH JANG SATOE, TANAH AIR INDONESIA

Kedua :
- KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA, MENGAKOE BERBANGSA JANG SATOE, BANGSA INDONESIA

Ketiga :
- KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA MENGJOENJOENG BAHASA PERSATOEAN, BAHASA INDONESIA

Djakarta, 28 Oktober 1928


Sumpah Pemuda merupakan sumpah setia hasil rumusan Kerapatan Pemoeda-Pemoedi Indonesia atau dikenal dengan Kongres Pemuda II, dibacakan pada 28 Oktober 1928. Tanggal ini kemudian diperingati sebagai "Hari Sumpah Pemuda".

Rumusan Sumpah Pemuda ditulis Moehammad Yamin pada sebuah kertas ketika Mr. Sunario, sebagai utusan kepanduan tengah berpidato pada sesi terakhir kongres. Sumpah tersebut awalnya dibacakan oleh Soegondo dan kemudian dijelaskan panjang-lebar oleh Yamin.

Teks Soempah Pemoeda dibacakan pada waktu Kongres Pemoeda yang diadakan di
Waltervreden (sekarang Jakarta) pada tanggal 27 - 28 Oktober 1928 1928.

Sebelum pembacaan teks Soempah Pemoeda diperdengarkan lagu"Indonesia Raya"
gubahan W.R. Soepratman dengan gesekan biolanya.


Kita sebagai Putra-Putri Indonesia harus lebih berani dan giat lagi dalam mempertahankan Indonesia, karena di tangan kitalah Indonesia di masa yang akan datang.

Bangun Indonesia, Maju........ Maju......... INDONESIA_Pasti BISA..................

Tetap semangat........

PENGHARGAAN KUANSING

Selamat buat KUANSING yaa,,, sebagai anak Kuansing saya sangat bangga sekali memiliki daerah yang masih ada rasa peduli masyarakat untuk selalu melestarikan hutan. Di masa globalisasi ini kami daerah Kuansing mendapatkan Penghargaan dari Menteri Kehutanan. Ini adalah suatu kebanggan untuk KabupatenKu tercinta.

Semoga Kuansing dapat mempertahankan prestasi yang telah didapatkannya. Sekali lagi SELAMAT ya,,,,

Selamat dan sukses

Kepada

Pemeritah Kabupaten Kuantan Singingi

Mendapatkan penghargaan

Kategori Kabupaten Peduli Kehutanan

Lomba Penghijauan dan Konservasi Alam

Tingkat Nasional Tahun 2009

Dari

Menteri Kehutanan M.S Kaban

Semoga bisa menambah motivasi untuk selalu peduli dengan alam ini


Suatu anugerah yang sangat berharga bagi kita semua dan perlu kita syukuri. Terlebih lagi kita baru saja memperingati hari jadi Kab. Kuantan Singingi yang ke-10, hal yang harus menjadikan kita lebih optimis untuk membangun Kuantan Singingi.

Maju Kuansing, Selalu Jaya ya dan dapat mempertahankannya selalu.

Sabtu, 17 Oktober 2009

Halal Bi Halal

Pada tanggal 9 Oktober 2009, hari Jumat tepat pada pukul 08.00 WIB, kami keluarga besar SMA PINTAR mengadakan Halal bi Halal dengan masayarakat Jake yang dilakukan di Musholla Babussalam Jake.

Meskipun acara yang kami lakukan sudah terlambat, namun kenikmatannya tidak berkurang, karena pepatah mengatakan "LEBIH BAIK TERLAMBAT DARIPADA TIDAK SAMA SEKALI".

Sebelum Ustad memulai ceramahmya, beliau mengatakan "Kalau orang-orang yang masuk rumah Allah baik Masjid atau Musholla dengan ikhlas maka dosa orang-orang yang masuk Masjid atau Mushollah akan diambil oleh para malaikat dan tidak akan di kembalikan-Nya.


Ceramah agama yang disampaikan oleh Ustad Lasmiadi pun, terasa hikmat. Ustad Lasmiadi mengatakan, kita harus mempunyai 3 hal yaitu,
1. Iman
2. Ihsan
3. Islam

Ustad mengumpamakan IMAN sebagai ,lahan IHSAN sebagai pupuk dan ISLAM sebagai pagar yang kokoh. Kita harus mempunyai Iman dan Ihsan dan harus di lakukan dengan Islam.
Dalam kehidupan kita harus selalu berbuat amal kebajikan, baik kepada Orang Tua maupun orang-orang yang berada di sekitar kita.


Beliau mengatakan kalau surga terletak di bawah telapak kaki ibu, oleh sebab itu kita harus selalu berbakti kepada kedua orang tua kita masing-masing karena kalau bukan karena perjuangan dan jerih payah yang telah dilakukan oleh orang tua kita sampai seperti saat ini, makanya semuanya tidak akan ada.

Semoga Allah selalu memberi kita jalan yang lurus untuk mencapai tujuan kita masing-masing, AMIN.............

HUT KUANSING

Selamat buat Kuansing ya,, HUT yang ke-10 tepat tanggal 12 Oktober 2009 ini.
Sebagai anak Kuansing saya juga berbangga atas HUT Kuansing ini, walau masih berumur 10 tahun, namun prestasi dan kemajuannya tidak kalah dengan daerah lain. Teknologi dan fasilitas lainnya juga dalam tahap pembangunan, apalagi di bawah pemerintahan Bpk Sukarmis sekarang, Kuansing lebih terasa berbeda.

Walaupun semua sarana dan prasarana belum memadai untuk lebih baik, namun Kuansing sudah ada acuan yang akan menjadi contoh untuk masa yang akan datang. Misalnya saja Sport Center yang sedang dalam pembangunan, meski masih membutuhkan waktu yang lama, namun itu akan menjadi suatu tempat yang menjanjikan bagi para pencinta olahraga.

Dalam bidang kesenian Kuansing juga tidak ketinggalan, tradisi kuansing juga banyak diantaranya randai, calempong, dan yang tidak ketinggalan setiap tahunnya adalah Pacu Jalur yang diadakan di tepian Narosa.

Semoga di tahun yang akan datang Kuansing menjadi lebih maju dengan teknologi yang lebih canggih juga tentunya.

Gempa Sumbar


Innalilli wainnalahi raji'un
Pada hari Selasa pulul 17.16 WIB, tgl 30 September 2009 terjadi sebuah musibah besar menimpa bumi tercinta di Sumatera Barat tepatnya di Pariaman, gempa bumi dengan kekuatan 7,6 skala richter ini sngat mengguncang Sumbar dengan kuatnya. Gempa kali ini meninggalkan kesedihan yang berbeda, ribuan orang yang tak berdosa pun ikut terlibat dalam musibah yang sangat mengkecam ini

Gempa yang terjadi ini telah menelan ribuan jiwa, menghancurkan bangunan-bangunan yang telah rata dengan tanah, dan telah membuat masyarakat Sumbar menderita. Kalau kita perhatikan bagaimana kondisi provinsi Sumatra Barat saat ini, kita akan meyaksikan bagaimana dahsyatnya musibah dari Yang Kuasa. Orang-orang yang perlu uluran tangan dari kita semua, dapat kita saksikan bagaimana kondisi yang mereka alami.

Kita hidup dengan serba berkecukupan dan kita tidak merasakan semua yang ditanggung oleh mereka, mereka yang di sana tidak bisa merasakan bagaimana rasanya enaknya makan atau sama sekali tidak tidur, mereka tidak bisa tidur semalaman ataupun tidak tidur untuk beberapa hari, itu karena mereka tidak nyaman dan tidak akan tenang dengan keadaan mereka sekarang.

Akibat gempa ini di daerah Tanah Datar merusak baik bangunan warga, sekolah, perkantoran dan rumah ibadah. Untuk rumah rusak berat 3.110 buah, rusak sedang 3.437 buah dan rusak ringan 3.551 buah. Untuk Sekolah rusak berat 68 buah, rusak sedang 30 dan rusak ringan 40. Untuk Kantor rusak berat 18 buah, rusak sedang 9 buah dan rusak ringan 10 buah. Untuk Masjid/Mushalla rusak berat 74 buah, rusak sedang 28 buah dan rusak ringan 48 buah.

Kita harus saling tolong-menolong, baik berupa bantuan ataupun berupa do'a untuk mereka. Karena sebesar apapun bantuan yang kita berikan dengan ikhlas, insyaallah kita juga akn mendapat blasannya dari Alla SWT.

Dan melalui bencana ini, kita dapat melihat bagaimana kebesaran Yang Kuasa, kita perlu meginstropeksi diri, dan kita perlu menolong mereka di sana yag tak berdaya. Marilah kita berikan sebagian dari rezki yang Allah berikan kepada kita untuk saudara kita.


Semoga orang-orang yang tertimpa musibah diberi kekuatan dan kesabaran oleh Allah SWT dan berada dalam lindungan-Nya selalu. AMIN.............

Minggu, 27 September 2009

LIBURAN

Ini adalah foto saat nonton Perahu Baganduang bersama AdekKu.
Ini adalah salah satu Perahu Baganduangnya
Liburan........!!!!!!!!!! Apa yang harus dikerjain ya........

Mungkin selama liburan mungkin nggak banyak kegiatan yang dilakukan, salah satunya mungkin tidur!!!!!!!!???? He he he..........

Tapi nggak mungkin tidur teruzz khan??????!! Pastilah adalah bersih-bersih rumah bantu Ortu, atau nggak nonton acara diTV, dengar MP3, OL dan masih banyak lagi.


Di rumah sering dengar Lagu dari MP3 HP dan lagu yang paling aku suka adalah Lagu yang seru aja,,,asal jangan dangdut, keroncong dan teman-temannya.....He he he

Sekarang karena zaman udah canggih dan mederen Lagu udah banyak pembagiannya, yakni POP, DANGDUT, KERONCONG, NASIONAL atau pun Tradisional.


Tapi acara yang paling ditunggu-tunggu selesai Lebaran yang berlangsung tiap tahunnya di Lubuk Jambi adalah PERAHU BAGANDUANG, dimana hampir semua masyarakat L.J melihatnya ke topian sungai Banjar Padang. Yang jelas kami juga melihatnya, sebagai anak LJ gitu....!!!!!!! Acaranya berlangsung pada hari Selasa 22 September 2009 dan pergi bersama teman dan adik yang ku sayang.

Perahu Baganduang dimulai sekitar pukul 14.00 WIB, dalam acara Perahu Baganduang ini dibuka oleh Wakil Bupati, Bapak Mursini sendiri.


Karena hampir seluruh masyarakat Lubuk Jambi dan sekitarnya ikut berpartisipasi melihat acaranya secara langsung, sehingga mengakibatkan jalan di sekitar arena Perahu Baganduang macet total mulai dari Kasang sampai Seb. Pantai. Pelaksanaan Festival Perahu Baganduang dan Prosesi Manjopuik Limau, yang menjadi tradisi dan budaya masyarakat Lubuk Jambi, Kecamatan Kuantan Mudik berlangsung sangat meriah.


Rabu, 23 September 2009

RI VS MALAYSIA

Klaim Malaysia Terhadap Budaya Indonesia
Rasa malu, benci, marah, dan sebal bersatu menjadi satu......!!!!!!!!!!!!???
Ini yang dirasakan negriku. NegriKu yang penuh dengan berbagai kebudayaan (dari Sabang – Marauke), budaya yang talah lama ada diambil oleh mereka(malaysia). Dan mereka mempromosikannya lewat “Visit Malaysia Year”, apa alasan mereka mengambilnya???????dan kenapa mereka mempromosikannya??????????????? Apa mereka udah kehabisan kebudayaan????????????!!!!!!!!!!!!!!!!
Mereka adalah tetangga negriku sendiri, konflik ini pun memasuki babak baru. Berbagai pelecehan dilakukan oleh mereka, salah satumya lagu Indonesia Raya.

Secara fisik gitu!!!!!Malaysia bukanlah tandingan Indonesia. Dibanding Indonesia, luas wilayah dan jumlah penduduk Malaysia jauh lebih kecil (eheem). Luas wilayah misalnya, Malaysia “HANYA” 329.847 km2, sedangkan Indonesia mencapai 1.904.569 km2. Dari segi kedaulatan, Indonesia lebih dulu merdeka (iya bukan???????). Bahkan sebagai bagian dari negeri persemakmuran, meskipun sudah merdeka, hingga kini Malaysia masih terikat hubungan historis dengan Kerajaan Inggris Raya (Britania Raya). Kita seharusnya sadar bahwa Negara kita jauh lebih luas dari negara tetangga, yang telah mengklaim berbagai budaya kita.

Mengapa antara Indonesia dan Malaysia kerap terjadi ketegangan?????????Penyebab utamanya karena antara kedua negara terdapat kesenjangan ekonomi dan budaya, di samping itu masih belum adanya kepastian mengenai batas wilayah teritorial laut contohnya : Blok Ambalat yang menjadi rebutan oleh Malaysia dan Indonesia sampai saat ini.

Malaysia kembali berulah dengan melakukan klaim terhadap kebudayaan kita, kali ini yang menjadi sasaran adalah TARI PENDET asal BALI dan masih banyak lagi. Mereka menggunakannya untuk iklan pariwisata malaysia. Setelah mereka “mengirim” teroris ke Indonesia, sekarang mereka mau “mencuri” kebudayaan Indonesia.
Huuuuuuuh.......!!!!!!!!!!!apa kita nggak sebel jadinya (Mereka begitu jeli memanfaatkan situasi dimana sebagian besar rakyat Indonesia sudah tidak begitu memperhatikan kebudayaannya sendiri). Situasi dimana rakyat Indonesia lebih bangga jika menggunakan yg berbau luar dan asing. Situasi dimana, kebudayaan tersebut sudah jarang dan hampir punah mungkin dari bumi pertiwi, dikarenakan hanya sedikit orang yang mau tetap melestarikannya. Ini menjadi cambuk bagi kita untuk instropeksi, disamping memang ulah negara sebelah yg kelewat batas terhadap budaya kita.
Mengapa Malaysia gemar mengklaim budaya Indonesia??????????Karena dalam soal budaya , Malaysia bisa dikatakan “bagian” dari Indonesia. Bahkan yang disebut bumiputera (penduduk asli Malysia) pada hakikatnya merupakan keturunan Indonesia terutama Melayu dan Bugis.

Atau mungkin disebabkan “KEMISKINAN” budaya inilah yang memaksa Malaysia mengidap penyakit KLEPTOMANIA, terutama dalam menggalakkan kampanye pariwisata bisnis yang sangat menggiurkan. Padahal, menu dasar bisnis pariwisata adalah kekayaan alam dan budaya. Karenanya bunga bangkai dan sejumlah warisan budaya RI pun dijadikan ikon kompanye pariwisata Malaysia.

Tapi lain halnya dibidang ekonomi, Malaysia mengalami kemajuan pesat melebihi Indonesia. Namun kita harus selalu berjuang untuk mempertahankan budaya kita yakni “BUDAYA INDONESIA” yang penuh dengan keaneka ragaman dan harus lebih dilestarikan lagi, agar tidak ada lagi yang bisa mengklaim budaya kita walau ekonomi kita nggak maju seperti negara Malaysia.

Coba perhatikan Budaya Indonesia yang diklaim Malaysia

1. Batik
Batik yang berasal dari Jawa pun ikut jadi sasaran bagi mereka. Klaim Malaysia atas batik sangat meresahkan perajin batik Indonesia. Bangsa ini harus segera menghapus bayang-bayang yang meresahkan itu agar perajin batik Indonesia lebih meningkatkan kreasinya.Sekarang, sudah saatnya perajin batik BERSATU, menunjukkan eksistensi bahwa batik adalah warisan asli Budaya Indonesia.

2. Tari Pendet

Sampai TARI PENDET dari BALI juga ikut diklaim oleh mereka. Geram dan marah muncul dari masyarakat Indonesia menyikapi klaim kebudayaan yang dilakukan Malaysia. Pola pengklaimannya pun dilakukan melalui momentum formal kenegaraan. Seperti melalui media promosi ‘VISIT MALAYSIA YEAR’, apa kita nggak marah dan geram jadinya mereka mengaku bahwa itu budaya mereka yang jelas-jelas itu adalah kebudayaan INDONESIA.

3. Wayang Kulit
4. Angklung dari Jawa Barat

5. Reog Ponorogo dari Jawa Timur
6. Kuda Lumping dari Jawa Timur
7. Bunga Rafflesia Arnoldi

8. Alat Musik Gamelan dari Jawa
9. Keris10. Rendang Padang
10. Rendang Padang
11. Lagu Soleram dari Riau
12. Lagu Rasa Sayange dari Maluku
13. Lagu Injit-injit Semut dari Jambi
14. Tari Kuda Lumping dari Jawa Timur
15. Tari Piring dari Sumatera Barat
16. Lagu Kakak Tua dari Maluku
17. Lagu Anak Kambing Saya dari Nusa Tenggara
18. Musik Indang Sungai Garinggiang dari Sumbar
19. Kain Ulos
20. Sambal petai
Asstaghfirullh,, sungguh banyak budaya kita yang dikalim oleh mereka. Sekarang kita harus menjaga dan melestarikannya seperti budaya-budaya kita yang lain, dan kita harus lebih mencintai produk dalam negri daripada produk luar negri.
Kita juga harus mempromosikannya dengan berbagai cara, baik media cetak atau media elektronik.
Katakan GO INDONESIA,agar tidak ada lagi yang dapat mengklaim budaya Indonesia.

Sabtu, 22 Agustus 2009

Juara Pacu Jalur 2009

Juara Pacu Jalur Nasional Tahun 2009 di Teluk Kuantan Tepian Narosa Teluk Kuantan Kabupaten Kuantan Singingi

1 . PUTIH MANDI MAYANG TERURAI
DESA RANTAU SIALANG
KEC. KUANTAN MUDIK
2 . TODUANG BISO ROMBO PIAKO
DESA PEBAUN HILIR
KEC. KUANTAN MUDIK
3 . UPEA SAGHOK GHIMBO DUSUN
DESA PASAR USANG
KEC. KUANTAN HILIR
4 . KALOJENGKING 3 JUMBALANG
DESA SEI.MANAU
KEC. KUANTAN MUDIK
5 . PALIMO OLANG PUTIH
DESA SEI. ALA
KEC. HULU KUANTAN
6 . BATU LOMPATAN HARIMAU KOMPE
DESA KINALI
KEC. KUANTAN MUDIK
7 . NGIANG KUANTAN CAHAYO NAGORI
DESA KAMPUNG BARU
KEC. GUNUNG TOAR
8 . DELIMA INDAH PERMATA KUANTAN 09
DESA SAIK
KEC. KUANTAN MUDIK
9 . GELOMBANG PUTIH DANAU KERAMAT
DESABUKIT PEDUSUNAN
KEC KUANTAN MUDIK
10 . SILUMAN BUAYO DARO
DESA SITORAJO
KEC. KARI

Senin, 17 Agustus 2009

Pentas Seni


Jalur adalah sampan berukuran panjang 25-40 M, proses pembuatan Jalur ini dimulai dari musyawarah dan mufakat masyarkat untuk mencari kayu ke hutan. Penebangan kayu harus yang memenuhi persyaratan, baik besar kayu, panjang kayu, umur kayu, dan bahkan dinilai dari marwah kayu itu sendiri yang berada disekitar hutan. Setelah penebangan kayu dilaksanakan, kayu dibentuk setengah jadi dan selanjutnya diangkut kedesa dan dilanjutkan setelah sesampainya di desa dan siap untuk dilayur (diasapi).

Dalam proses pengasapan jalur tadi, masyarakat yang punya hajatan disuguhkan makanan khas Kuantan Singingi dan diselingi dengan kegiatan kesenian tradisonal. Pacu jalur merupakan pesta Budaya Rakyat yang dilaksanakan tanggal 21-24 Agustus setip tahunnya. Pesta budaya rakyat ini telah menjadi Event Nasional dan diikuti oleh Kabupaten-Kota se-Propinsi Riau, Propinsi tetangga, bahkan diikuti oleh negara jiran Malaysia, Brunei dan Singafore. Antusias pengunjung sangat tinggi untuk menyaksikan Pacu Jalur, apalagi kalau ada yang diunggulkan. Disamping nilai budaya yang sangat unik, baik entuk Jalur, cara memacukan mempunyai makna dan harus didukung stamina yang prima

13 juli,, semarak pacu jalur mulai dirasakan oleh masyarakat kuansing,,,""
pacu jalur yang merupakan tradisi turun temurun tersebut diadakan di dua lokasi yaitu di kecamatan baserah dan puncaknya diadakan di tepian narosa Taluk Kuantan.
pacu jalur ini disambut dengan meriah,,,

Festival Pacu Jalur

Para anak jalur berusaha mendayung sekuat tenaga agar jalur bisa mendahului lawan pada festival pacu jalur di Sungai Kuantan, Taluk Kuantan, Kabupaten Kuansing, Riau, Kamis (6/8). Festival tahunan ini merayakan kemerdekaan RI yang merupakan warisan buadaya Kabupaten Kuantan Singingi yang telah berlangsung sejak tahun 1900. Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir (VLA) 06-08-2009Tradisi dan budaya pacu jalur, kini telah populer hingga ke tingkat Nasional. Banyak orang yang takjub dengan tradisi dan budaya pacu jalur. Ini di karenakan pacu jalur memiliki keunikan tersendiri. Bentuknya jalur yang panjang hingga 30 meter, dihiasi dengan warna warni.

Satu buah jalur, berisikan 50-60 buah orang anak pacuan. Merekalah yang bertugas memacukan jalur terpanjang di dunia tersebut. Banyak kalangan masyarakat Kuansing, baik di kampung halaman maupun yang berada di perantauan kalau pacu jalur yang telah populer di setiap kecamatan dan di Teluk Kuantan, awalnya di pacukan di Baserah, Kecamatan Kuantan Hilir, yakni di tepian Lubuk Sobae.

Hingga, usia pacu jalur ke 106 tahun tepat Agustus 2009 ini, pacu jalur masih dipacukan di Tepian Lubuak Sobae, Baserah Kecamatan Kuantan Hilir. Menurut, salah seorang tokoh masyarakat Kuantan Hilir Yanizur Taher Spdi yang kini terpilih sebagai ketua umum panitia pacu jalur di Kecamatan Kuantan Hilir 2009, kepada Riau Pos, disela-sela pelaksanaan perpacuan final, Rabu (15/7), menyebutkan, kalau pacu jalur pertama kali di perpacukan di mulai di Tepian Lubuk Sobae, Baserah Kecamatan Kuantan Hilir pada 1960-an.

Memang, kata Yanizur, pacu jalur pernah ditampilkan di Teluk Kuantan pada saat perayaan HUT Ratu Inggris. Tapi, awal kalinya dipacukan dilaksanakan di Lubuk Sobae, Baserah Kecamatan Kuantan Hilir. Dikatakannya, pacu jalur dilaksanakan di tepian Lubuak Sobae, Baserah kecamatan Kuantan Hilir enam sampai tujuh buah jalur.

Itupun dilaksanakan pada saat peringatan hari-hari besar islam. ''Tak banyak ketika itu jalur yang dipacukan, hanya enam sampai tujuh buah jalur pada saat peringatan Hari Besar Islam,'' ujarnya.

Ini dikarenakan, susahnya membuat jalur ketika itu. Proses pembuatan satu buah jalur saja, kata Yanizur Taher yang juga Kacab Dinas Pendidikan Kuantan Hilir, memakan waktu satu tahun. Bukan dikarenakan kayu jalur yang tak tersedia, namun jalan ke rimba belantara yang belum ada. Sehingga untuk mencari kayu jalur harus menempuh jalan kaki dan memakan berhari-hari. Pergi pun harus membawa bekal makanan di perjalanan.

Inilah selayang pandang dari Festival Budaya Kuantan Singingi 2009